Selamat Datang di Open Journal System (OJS)

Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan.

Journal Tahun 2008

Daftar Journal Volume 005-006 Tahun 2008

Journal

Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]

Studi Penerapan Metode Evolutionary Operation (Evop) Dan Metode Simplex Evolutionary Operation (Simplex Evop) Untuk Perbaikan Proses Secara Kontinu Di Pt. Pamina Adolina Unit Belawan Studi Penerapan Metode Evolutionary Operation (Evop) Dan Metode Simplex Evolutionary Operation (Simplex Evop) Untuk Perbaikan Proses Secara Kontinu Di Pt. Pamina Adolina Unit Belawan

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/12/2013
Filesize: 86.68 kB
Downloads: 0

Simulasi Rangkaian Ekuivalen Dan Efisiensi Transformator Berdasarkan Data Pengujian Hubung Singkat Dan Rangkaian Terbuka Dengan Program Matlab Simulasi Rangkaian Ekuivalen Dan Efisiensi Transformator Berdasarkan Data Pengujian Hubung Singkat Dan Rangkaian Terbuka Dengan Program Matlab

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/12/2013
Filesize: 86.68 kB
Downloads: 0

Simulasi Rangkaian Ekuivalen Dan Efisiensi Transformator Berdasarkan Data Pengujian Hubung Singkat Dan Rangkaian Terbuka Dengan Program Matlab


Arnawan Hsb

 

Abstrak

Transformator merupakan suatu alat yang banyak digunakan dalam sistem tenaga listrik. Untuk menaikkan atau menurunkan tegangan dari suatu jaringan ke jaringan yang lain dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan transformator dengan daya rugi-rugi yang kecil. Untuk itu transformator diproduksi oleh pabrik transformator untuk dijual ke pengguna transformator tersebut. Sebelum tranformator dijual atau digunakan, terlebih dahulu transformator tersebut dilakukan pengujian untuk mengetahui parameter-parameter dan efisiensi dari mengetahui jenis transformator atau untuk memudahkan perhitungan dari parameter –parameter transformator, digunakan suatu program komputer dengan perangkat lunak Matlab. Dengan rancangan program yang disesuaikan untuk perhitungan parameter-parameter dari  transformator. Maka akan lebih mudah melakukan perhitungan transformator berikutnya hanya memasukkan data dari hasil pengujian. Transformator dengan spesifikasi, tegangan primer 20kV, tegangan sekunder 231 volt phasa ke nertal dan 462 volt phasa ke phasa di dapat : resistans ekuivalen primer (Rek1) 213,12 ohm, reaktans ekivalen (Xek1)329,0044 ohm, resistans ekivalen skunder (Rek2) 0,028431 ohm, reaktans ekivalen skunder (Xek2) 0,04385 ohm,    resistans tembaga primer (Rc1) 4545454,5455 ohm, rekatans magnetik promer (Xm1)3212871,9677 ohm, resistans tembaga sekunder (Rc2) 606,375 ohm, dan reaktans magnetik promer (Xm2) 428,6062 ohm. Sedabgkan efisiensi 98,0573% pada beban 21,25 KW dan efisiensi maksimum 98,4144% pada beban 12,8571 KVA pada pf 0,85 lagging.

 

Perilaku Fatik Baja Yang Dikarbonasi Pada Lngkungan Kelembaban Tinggi Perilaku Fatik Baja Yang Dikarbonasi Pada Lngkungan Kelembaban Tinggi

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/12/2013
Filesize: 86.68 kB
Downloads: 0

Perilaku Fatik Baja Yang Dikarbonasi Pada Lngkungan Kelembaban Tinggi


Muslih Nasution

 

Abstrak

Karbonasi merupakan usaha untuk meningkatkan sifat-sifat mekanis baja. Karbon ditambahkan dari luar dengan menempatkan baja pada suatu kotak, kemudian karbon tersebut ditaburkan, kemudian dilakukan pemanasan di atas temperatur kritis. Karena proses pemanasan tersebut maka ikatan atom-atom baja akan merenggang satu sama lain, dengan adanya tekanan dari barium karbonat maka karbon akan berdifusi ke dalam baja tersebut melalui jarak antar atom atom baja tersebut, kemudian dipanaskan melalui udara lingkungan, sehingga susunan mikrostrukturnya terdiri dari lapisan ferit dan ferlit dengan kandungan karbon yang semakin tebal pada kulit luarnya. Karbon yang berdifusi meningkat sejalan dengan meningkatnya temperature pemanasan yang dilakukan, dengan menggunakan mesin uji fatik tipe rotating bendeng pada putaran 887,5 rpm, maka baja diuji fatik sampai patah. Kondisi fatik ditampilkan dengan kurva S-N. Penelitian dilakukan terhadap baja karbon krupp 1191 yang dipanaskan masing-masing pada temperature 800°C, 900°C dan 1000°C, kemudian dilakukan pengujian fatik pada lingkungan RH70%, RH80% dan RH90%. Setelah dilakukan pengamatan bahwa semakin tebal lapisan karbon yang terbentuk maka semakin tinggi pula kekuatan fatiknya. Akan tetapi pada lingkungan kelembaban tinggi kekuatan fatiknya semakin menurun sejalan dengan naiknya kelembaban lingkungan.

Perbandingan Teknik Kompresi Data File Menggunakan Discrete Cosine Transform Dan Wavelet Transform Perbandingan Teknik Kompresi Data File Menggunakan Discrete Cosine Transform Dan Wavelet Transform

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/12/2013
Filesize: 86.68 kB
Downloads: 0

Perbandingan Teknik Kompresi Data File Menggunakan Discrete Cosine Transform Dan Wavelet Transform


Khairuddin Nasution

 

Abstrak

Kompresi data image dengan minimisasi jumlah bit yang diperlukan untuk mewakili image, agar didapatkan gambar yang lebih padat. Kedalaman bit dari sebuah image menunjukkan nilai warna untuk masing-masing pixel dalam image. Misalnya 1-bit image menunjukkan masing-masing pixel hitam atau putih yang nilainya 2(21). Sementara untuk image 4-bit tiap-tiap pixelnya menunjukkan satu dari 16 (24) nilai warna. Image yang dianalisa dalam penelitian ini adalah 8-bit, 256(28) warna keabuan. Teknik kompresi data digunakan secara luas terutama dipakai dalam bidang transmisi dan penyimpanan dokumen-dokumen.

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa dan mengimplementasikan metode kompresi citra digital dengan menentukan ukuran kompresi untuk mengurangi kapasitas penyimpanan setelah ditransformasi oleh tiga transformasi yang berbeda yaitu Discrete Cosine Transform, Karhunen-Loeve Transform dan Wavelet Transform dan menganalisa pengaruh kompresi image terhadap rate dan waktu yang diperlukan oleh setiap metode dalam mengimplementasikan algoritma dengan mempertahankan kualitas informasi data.

Perbandingan Pemakaian Jenis Turbin Uap (Impuls) Type De Laval Dengan Type Curtis Untuk Penggerak Altenator Listrik Di Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 75 Ton Tbs/Jam Perbandingan Pemakaian Jenis Turbin Uap (Impuls) Type De Laval Dengan Type Curtis Untuk Penggerak Altenator Listrik Di Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 75 Ton Tbs/Jam

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/12/2013
Filesize: 86.68 kB
Downloads: 0

Perbandingan Pemakaian Jenis Turbin Uap (Impuls) Type De Laval Dengan Type Curtis Untuk Penggerak Altenator Listrik Di Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 75 Ton Tbs/Jam


Ahmad Bakhori

 

Abstrak

Turbin adalah sebuah mesin berputar yang mengambil energy dari aliran fluida. Turbin tersederhan memiliki satu bagian yang bergerak. Fluida yang bergerak kepada baling-baling untuk memutar sudu-sudu dan meyalurkan energy ke rotor. Penggunaan paling umum dari turbin adalah untuk menghasilkan tenaga listrik. Hempir seluruh tenaga listrik diproduksi menggunakan turbin jenis tertentu. Turbin kadangkala merupakan bagian dari mesin yang lebih besar. Turbin dapat memiliki kepadatan tenaga (power density) yang luar biasa (berbanding dengan volume dan beratnya). Ini karena kemampuan mereka beroperasi pada kecepatan sangat tinggi. Disini akan dibahas cara kerja perbandingan performansi (Unjuk Kerja) pada turbin uap de–laval (tingkat tunggal) dan turbin uap Curtis (tingkat tunggal dengan dua kecepatan) dengan keunggulannya di setiap masing-masing turbin uap. Pada instalasi tenaga uap turbin menggerakkan generator, dimana daya yang dihasilkan turbin dengan daya generator sama besarnya. Uap yang mengalir keluar dari nosel tidak mempunyai kecepatan yang konstan pada seluruh kelilingnya. Dengan demikian uap menubruk sudu dengan kecepatan yang bervariasi secara periodik dan menimbulkan tegangan dinamik yang bervariasi pada akar sudu.

Login Dosen