Selamat Datang di Open Journal System (OJS)

Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan.

JiTEKH, EDISI V, VOL. 01, 2016 ISSN 2338-5677

Maret 2016

Journal

Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]

WIMAX FRAME DURATION IMPACT ON VIDEO SURVEILLANCE APPLICATION WIMAX FRAME DURATION IMPACT ON VIDEO SURVEILLANCE APPLICATION

Date added: 03/01/2016
Date modified: 04/29/2017
Filesize: 334.1 kB
Downloads: 0

Suherman, Fatih S. Muhammad

Electrical Engineering Department

University of Sumatera Utara

suherman@usu.ac.id

 

Abstract

Worldwide interoperability for Microwave Access (WiMAX) is a broadband wireless technology that is able to provide high speed connectivity as well as wide coverage area. Its frame structure contains two parts: uplink and downlink frames. Since surveillance traffics flow in uplink frames, the downlink frame is underutilized. Minimizing downlink frame durationor maximizing uplink frame duration could increase the performance. Frame duration is determined by the uplink ratio and the overall frame size. This paper examines the impact of uplink ratio as well as the overall frame size on video surveillance performance through the NS-2 simulation. The examined uplink ratio spans from 50% to 85 % and the frame duration is adjusted to 4 ms, 5 ms, and 8 ms. The evaluation shows that the higher uplink ratio, the better video performance. For the tested video trace, the 8 ms frame duration produces at least 3 dB higher video qualities than of the 4 ms frame duration.

 

Keywords : WiMAX, frame duration, uplink ratio, surveillance

PREDIKSI PERLUASAN PENUTUP LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PREDIKSI PERLUASAN PENUTUP LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Date added: 03/01/2016
Date modified: 04/29/2017
Filesize: 558.14 kB
Downloads: 0

Eka Rahayu

Program Studi Sistem Informasi Sekolah Tinggi Teknik Harapan

Eka.r0041@gmail.com

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rekomondasi prediksi kebutuhan lahan pemukiman kedepan, sehingga berguna bagi penataan kota wilayah permukiman penduduk yang dilakukan pada wilayah kecamatan sunggal dengan tools yang digunakan yaitu arcview dan JQuery. Dan bermanfaat sebagai alat pada pembangunan daerah setempat untuk memberikan izin mendirikan bangunan. Data yang digunakan adalah data sensus penduduk dari tahun 2010 sampai 2014 berdasarkan jumlah penduduk perdesa dan peta spasial. Untuk memproyeksikan pertumbuhan penduduk sehingga diketahui kepadatan penduduk dan luas lahan pemukiman yang dibutuhkan pada tahun 2015, 2020, 2025 dan 2030 dengan menggunakan metode gometrik.

Kata kunci : lahan, sistem informasi geografis, kecamatan sunggal

 

Abstract

This research aims to produce rekomondasi prediction of land settlement needs to the fore, making it useful for structuring the city territory of the settlements sunggal subdistrict used by tools i.e. arcview and JQuery. And useful as a tool in the development of the local area to provide building permits. The data used is the population census data from 2010 until 2014 on the basis of a population in villages and the spatial map. To project population growth so that the known population density and land area of the settlement is needed by 2015, 2020, 2025 and 2030 by using the gometrik method.

Keywords : land use, geographic information systems,sunggal subdistrict

PENGARUH PROSES PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON PADUAN RENDAH ST 60 PENGARUH PROSES PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON PADUAN RENDAH ST 60

Date added: 03/01/2016
Date modified: 04/29/2017
Filesize: 510.84 kB
Downloads: 3

 Junaidi

Teknik Mesin Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan

junaidi413@yahoo.com

 

 

 

Abstrak

 

Baja karbon paduan rendah ST60 adalah campuran antara besi (Fe) dan karbon (C) dengan penambahan paduan lainnya.Baja karbon paduan rendah termasuk kedalam golongan baja yang mempunyai tingkat kekerasan yang rendah dan mungkin masih bisa ditingkatkan lagi sifat-sifatnya.Untuk itu dapat dilakukan proses hardening untuk mendapatkan sifat kekerasan yang lebih tinggi dengan menggunakan media pendingin yang berbeda. Pada penelitian ini dilakukan proses perlakuan hardening baja karbon paduan rendah ST60 pada temperatur 950 0C dan media pendingin air, udara dan didalam dapur.Pada proses pengujian kekerasan menggunakan metode vickers dengan pembebanan 1 kgf. Hasil uji kekerasan pada raw material mempunyai nilai kekerasan sebesar 185,0 HV. Hasil uji kekerasan pada proses hardening dengan media pendingin air mempunyai nilai kekerasan sebesar 349,4 HV. Hasil uji kekerasan pada proses hardening dengan media pendingin udara mempunyai nilai kekerasan sebesar 145,6 HV. Hasil uji kekerasan pada proses hardening dengan media pendingin didalam dapur mempunyai nilai kekerasan sebesar 133,6 HV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kenaikan kekerasan yang signifikan pada baja karbon paduan rendah ST60 yang mengalami proses hardening dengan media pendingin air, sedangkan untuk proses hardening dengan media pendingin udara dan didalam dapur terjadi penurunan kekerasan.

Kata Kunci: Nilai kekerasan, Hardening, Media Pendingin.

 

Abstract

 

Low alloy carbon steel ST60 is a mixture of iron (Fe) and carbon (C) with the addition of alloy lainnya.Baja low-carbon alloy steel belongs to the group that has a low level of violence and may still be improved properties that can sifatnya.Untuk hardening process is carried out to obtain a higher hardness properties by using different cooling media. In this research, treatment processes hardening low alloy carbon steel ST60 at a temperature of 950 0C and cooling medium water, air and in the process kitchen.On vickers hardness test method by loading 1 kgf. Hardness test results on the raw material has a hardness value of 185.0 HV. Hardness test results in the hardening process water cooling medium has a value of 349.4 HV hardness. The result of the violence in the process of hardening by air cooling medium has a value of 145.6 HV hardness. Hardness test results in the hardening process of the cooling medium in the kitchen has a hardness value of 133.6 HV. The results showed that there was a significant increase in violence on low alloy carbon steel ST60 are undergoing a process of hardening to media water cooler, while for the hardening process with the media and the air conditioner in the kitchen a decline in violence.

Keywords: Valueviolence, Hardening, CoolingMedia

PEMANFAATAN KOMPUTER PENTIUM I SEBAGAI KWH METER PEMANFAATAN KOMPUTER PENTIUM I SEBAGAI KWH METER

Date added: 04/29/2017
Date modified: 04/29/2017
Filesize: 398.85 kB
Downloads: 0

Jonner Manihuruk

Teknik Listrik Politeknik Santo Thomas Medan

 

 

Abstrak

 

Personal Computer (PC) generasi 80486 maupun pentium I sudah dianggap usang dan tidak pernah dimanfaatkan lagi. Unit yang masih ada sering hanya dianggap sebagai barang rongsokan walau kondisinya masih dapat beroperasi dengan baik. Dengan pemrograman komputer terapan dan penambahan rangkaian pendukung seperti rangkaian konverter ADC, komputer dapat dimanfaatkan sebagai alat ukur listrik untuk mengukur besaran tegangan listrik, arus listrik, dan energi listrik terpakai. Pemrograman komputer umumnya hanya seputar pengolahan data yang ditampilkan di layar monitor atau tercetak di printer. Dengan mengendalikan register port yang tersedia, komputer dapat dihubungkan dengan perangkat luar sebagai media masukan data. Dengan bahasa pemrograman Turbo Pascal, komputer dapat difungsikan sebagai  kWh meter. Dengan pemrograman yang tepat, perangkat komputer lama yang selama ini dianggap tidak bermanfaat lagi dapat difungsikan sebagai alat ukur energi listrik.

Kata kunci: Komputer, KWH Meter, Program, Turbo Pascal, Pentium.

 

Abstract

 

Personal Computer (PC) 80486 and Pentium I have been considered as old things and they are never used anymore. The rest of units existing are considered as junk things even though they can bestill operated properly. Actually they can be used as a gauge to measure the electric voltage, current, and energy used by programmingan applied computer and installing a supporting circuit like ADC converter circuit. Computer programming is generally only about data processing displayed on the screen or printed on the printer. By controlling the port registered available, the computer can be connected to an external device as the input media data. The computer can function as a kWh meter by using Turbo Pascal programming language. Now an old computer considered no longer useful, with an appropriate programming, can be used as anelectrical energy measuring tool.

Keywords: Computer, Energy Meter, Program, Turbo Pascal, Pentium

DESAIN INTERFACE PEMBELAJARAN M-LEARNING TUNA AKSARA DESAIN INTERFACE PEMBELAJARAN M-LEARNING TUNA AKSARA

Date added: 03/01/2016
Date modified: 04/29/2017
Filesize: 350.84 kB
Downloads: 0

Septiana Dewi Andriana

Sistem Informasi - Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan

Jl. H.M.Joni No.70 C Medan

Septianad89@gmail.com

 

Abstrak

Perancangan antarmuka menjadi hal yang begitu penting didalam bidang interaksi  manusia dan komputer (human computer interaction  atau HCI). Antarmuka yang memiliki  nilai  usability  (daya  guna)  menjadi  syarat  mutlak  dari  sebuah  aplikasi atau sistem yang akan dibangun atau dikembangkan. Nilai daya guna ini kemudian menjadi  topik  tersendiri  jika  dikaitkan  dengan  pengguna  tingkat  pemula  atau novice  (first  time  users).  Ada  banyak  tantangan  yang  mengemuka  dalam merancang  antarmuka  untuk  pengguna  tingkat  pemula  (dalam  hal  ini  pengguna tuna aksara), mulai dari proporsional informasi apa yang akan dimuat, fitur seperti apa  yang  mudah  mereka  gunakan,  sampai  kepada  interaksi  seperti  apa  yang terjalin  antara  pengguna  tersebut  dengan  antarmuka  yang  tersedia.Tujuan  dari penelitian  ini  adalah  untuk  merancang  desain  antarmuka  yang  sesuai  untuk pengguna  tuna  aksara  (studi  kasus  nelayan  tuna  aksara)  yang  kemudian diimplemetasikan  ke  dalam  sebuah  aplikasi  berbasis  android  dengan  memenuhi syarat  dari  karakteristik  antarmuka  yang  baik,  yaitu  indikator   delapan   aturan emas (eight golden rules) Shneiderman and Plaisant.

Kata Kunci: HCI, Nelayan, Android, Delapan Aturan Emas

 

Abstract

Interface design becomes so important in the field of human computer interaction (HCI). Interface has a value of usability an absolute requirement of an application or a system to be built or developed. Rated power to this later become a topic of its own if it is associated with the entry-level users or novice (first time users). There are many challenges that surfaced in designing the user interface for beginner level (in this case the user illiterate), starting from the proportional what information will be loaded, features such as what is their use, down to what kind of interaction exists between the user with an interface. The goal of This research is to design the appropriate interface for User illiteracy (the illiterate fisherman case studies) were then implemented into an android based applications to meet the terms of the characteristics of a good interface, which is an indicator of eight golden rules  Shneiderman and Plaisant.

Keywords : HCI, Fishermen, Android, Eight Golden Rules

Login Dosen