Selamat Datang di Open Journal System (OJS)

Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan.

Journal Tahun 2010

Daftar Journal Volume 10 Tahun 2010

Journal

Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]

Studi Aplikasi Local Multipoint Distribution Service (Lmds) Sebagai Jaringan Broadband Studi Aplikasi Local Multipoint Distribution Service (Lmds) Sebagai Jaringan Broadband

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/13/2013
Filesize: 262.96 kB
Downloads: 0

Studi Aplikasi Local Multipoint Distribution Service (Lmds) Sebagai Jaringan Broadband


Ali Hanafiah Rambe

 

Abstrak
Pada paper ini akan dibahas sebuah teknologi yang mampu menyediakan layanan komunikasi wireless pita lebar (broadband) dengan kecepatan tinggi, yaitu LMDS (Local Multipoint Distribution Service). Pembahasan meliputi defenisi LMDS, arsitektur, alokasi frekuensi dan standarisasi, serta keuntungan dan tantangan yang dihadapi dalam pengimplementasiannya.
Kata kunci: Broadband Wireless, LMDS.

 

Abstract
This paper describes a technology that is able to provide broadband wireless communication sericew with high speed, ie LMDS (Local Multipoint Distribution Service. Discussion include the definition of LMDS, its architecture, its frequency allocation and standardization, benefit and challenges faced in the implementing.
Keywords: Broadband Wireless, LMDS.

Penggunaan Generator Induksi Pada Pembangkit Tenaga Air  Skala Kecil Penggunaan Generator Induksi Pada Pembangkit Tenaga Air Skala Kecil

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/13/2013
Filesize: 416.99 kB
Downloads: 0

Penggunaan Generator Induksi Pada Pembangkit Tenaga Air  Skala Kecil


Muhammad Safril

Abstract
Small hydro projects producing power outputs in the range 1-10kW are gaining popularity, particularly as isolated power supply schemes for village electrification. These small generating plants supply power to remote locations where utility power is well out of reach. Consumer loads connected to these small hydro schemes are normally single-phase lighting loads. Therefore generators that produce single-phase output are used, partly due to the lower cost of single-phase distribution lines.

Key Words: small hydro project, ballast load, thyristor switch, capasitor exitation.

Abstrak
Proyek-proyek pembangkit tenaga air skala kecil sangat banyak sangat banyak ditemukan  dengan daya  keluaran antara 1 sampai 10kW, terutama karena pasokan listrik yang sulit dijangkau terutama pada desa terpencil. Beban konsumen dihubungkan ke pembangkit tenaga air skala kecil dan bisanya beban penerangan satu fasa. Disebabkan generator  tiga fasa yang digunakan untuk menghasilkan keluaran satu fasa, maka biaya pembuatannya lebih rendah daripada biaya pembuatan jaringan distribusi satu fasa.

Kata Kunci : pembangkit tenaga listrik skala kecil, ballast beban, saklar thyristor, eksitasi capasitor.

Pembuatan Benda Kerja Pada Mesin Frais Cnc Tu 3a Menggunakan Sofware Cnc Keller Q Plus Berbasis Software Auto Cad 2000 Pembuatan Benda Kerja Pada Mesin Frais Cnc Tu 3a Menggunakan Sofware Cnc Keller Q Plus Berbasis Software Auto Cad 2000

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/13/2013
Filesize: 673.37 kB
Downloads: 0

Pembuatan Benda Kerja Pada Mesin Frais Cnc Tu 3a Menggunakan Sofware Cnc Keller Q Plus Berbasis Software Auto Cad 2000


Junaidi

 

Abstrak
Kemajuan   ilmu   pengetahuan  dan  teknologi  berkembang sangat pesat,termasuk di bidang industri  dan  multi  media. Dengan    kecanggihan    teknologi   tersebut dewasa ini dikembangkan  komputer   yang  diaplikasikan    kedalam   mesin - mesin perkakas yang dikenal dengan mesin  CNC (Computer Numerically Controlled). Selain itu juga  banyak ditemukan software - software yang bermanfaat untuk dunia industri,  misalnya  Auto CAD, Master CAM, CAD/CAM,CNC KELLERQ plus,  dan  masih banyak  lagi lainnya.Mesin CNC memiliki beberapa keunggulan  dibandingkan mesin perkakas   konvensional   yang  setaraf dan sejenis  antara    lain :  lebih  teliti, lebih presisi, fleksibel, cocok  untuk  produksi masal. Dengan  kelebihan  yang  ada  pada  mesin CNC ini akan dicoba untuk membuat benda kerja dengan  menggunakan mesin  frais CNC TU 3A menggunakan software  CNC Milling  KELLER  Q plus berbasis  software Auto CAD 2000.
Tujuan   pembuatan  benda  kerja ini  adalah :  untuk  mengetahui  cara  pentransferan gambar dari software  Auto CAD ke software  Cnc Milling KELLER Q plus, dan untuk mengetahui   cara pentransferan program dari software   CNC   Milling KELLER Q  plus ke mesin frais CNC TU 3A. Pembuatan  benda kerja ini menggunakan  tiga media utama yaitu : software Auto CAD 2000, software CNC Milling  KELLER  Q plus,  dan Mesin  frais CNC TU 3A. Proses  pembuatan  benda kerja dimulai  dari   membuat desain   benda   kerja   pada   software   Auto  CAD yang   kemudian   disimpan  pada CDR melalui   DFX data.  Desain   benda   kerja   yang   ada  dalam   CDR kemudian ditransfer  ke  software   CNC Millling   KELLER  Q plus melalui  Geometry. didalam Geometry, desain benda kerja tersebut  diatur  dimensinya.  Selesai  dari  Geometry desain benda kerja dimasukkan dalam Work plan untuk diproses agar bisa disimulasikan   pindah  ke  CNC  program untuk  mengubah  bahasa  grafis menjadi bahasa  numeric sehingga dapat di baca oleh mesin CNC.Dalam NC program ini dihasilkan kode kode pemrograman untuk pembuatan benda kerja. Hasil pemrograman  dari software  CNC  KELLER Q plus kemudian  dicatat  untuk dieksekusi pada mesin frais  CNC TU 3A agar diperoleh benda kerja   sesuai   dengan  desain yang ada pada AutoCAD. Hasil pemrograman  dari  software CNC Milling KELLER Q plus tidak dapat langsung digunakan pada mesin frais TU 3A (EMCO), karena bahasa pemrograman   yang  dipakai  berbeda. Bahasa pemrograman  pada software CNC Milling  KELLER  Q plus menggunakan standar  DIN  66025, sedang pada mesin frais CNC TU 3A (EMCO) menggunakan  standar ISO, sehingga perlu dikonversikan terlebih dahulu.

Model Pembelajaran Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Otomatisasi Pengemudian Kendaraan Beroda Tiga Model Pembelajaran Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Otomatisasi Pengemudian Kendaraan Beroda Tiga

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/13/2013
Filesize: 450.33 kB
Downloads: 0

Model Pembelajaran Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Otomatisasi Pengemudian Kendaraan Beroda Tiga


Ramli

 

Abstrak
Jaringan Syaraf Tiruan adalah pemrosesan suatu informasi yang terinspirasi oleh sistim sel syaraf biologi. Jaringan Syaraf Tiruan, seperti manusia, belajar dari suatu contoh. Jaringan Syaraf Tiruan telah dikembangkan sebelum adanya suatu komputer konvensional yang canggih dan terus berkembang walaupun pernah mengalami masa vakum selama beberapa tahun. Di jaman yang serba canggih seperti sekarang ini teknologi Jaringan Syaraf Tiruan banyak diterapkan untuk mengontrol pergerakan robot. Dalam Penelitian ini kami membuat aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan yang didasarkan pada proses belajar sendiri. Program akan melakukan proses pembelajaran tertentu bagaimana untuk bergerak maju, belok ke kiri, belok ke kanan atau kemungkinan lain berdasarkan pengalaman tabrakan yang terjadi. Diharapkan dari proses pembelajaran ini, program dapat menentukan cara bergerak dengan sendirinya jika mengalami atau menemui halangan-halangan. Jenis mobile robot yang digunakan adalah tricycle. Tricycle terdiri dari dua buah roda depan dan satu buah roda belakang. Dengan 2 input berupa sensor infra-red dan 2 output berupa  motor. Dimana input dari sensor infra-red tersebut akan diolah pada Jaringan Syaraf Tiruan sehingga menghasilkan error yang dapat digunakan untuk proses backpropagation .

 

Kata kunci: Jaringan Syaraf Tiruan,  Tricycle, sensor infra-red, Backpropagation

Deasidifikasi  Minyak/Lemak  Dan Deodorisasi  Asam Lemak Serta Gliserin Dengan Gas N2 Deasidifikasi Minyak/Lemak Dan Deodorisasi Asam Lemak Serta Gliserin Dengan Gas N2

Date added: 02/04/2012
Date modified: 03/12/2013
Filesize: 236.23 kB
Downloads: 0

Deasidifikasi  Minyak/Lemak  Dan Deodorisasi  Asam Lemak Serta Gliserin Dengan Gas N2

 

Muhammad  Yusuf Ritonga

 

Abstrak
Upaya memisahkan atau menekan jumlah asam lemak bebas yang tidak diinginkan (free fatty acid) dari minyak dan lemak yang sudah lama dikenal, adalah menggunakan uap jenuh sebagai steam stripping dengan applikasi langsung ke dalam kolom dedorisasi pada refinery minyak dan lemak dalam industri, pada kolom distillasi atau fraksinasi untuk pemurnian asam lemak dalam industri oleokimia. Upaya menggantikan uap jenuh sebagai stripper sedang intensif dilakukan. Salah  satu diantaranya, adalah gas N2 yang dilakukan oleh Prieto Gonzales, M. M, 2007. Hasil optimasi yang dilakukan pada deasidifikasi menggunakan gas N2 sebagai gas stripping atas umpan minyak edible oil bunga matahari dengan asam lemak bebas 2,5 %  dan 7,0 %  berat asam oleat C18-1, secara  kontinyu. Optimasi yang dilakukan menyangkut parameter yang berpengaruh pada deasidifikasi, yakni suhu umpan dan distillat gas (240 oC dan 260 oC), kecepatan alir gas N2 (20 dan 35 L/jam) dan umpan (3 dan 5 L/jam) serta kandungan ffa pada minyak bunga matahari. Hasil penggunaan gas N2 ini dapat menggantikan steam jenuh sebagai gas stripping pada deasidifikasi minyak dan lemak, karena dapat menekan asam lemak bebas pada minyak dan lemak dengan tingkat keyakinan 99,02 % Berdasarkan studi pustaka dan prinsip distillasi serta pengalaman atas distillasi asam lemak dan gliserin pada industri oleokimia, hasil optimasi ini sangat sesuai dengan prinsip distillasi serta bisa dimanfaatkan pada industri edible oil, oleokimia dan sabun yangberbasis minyak dan lemak untuk meningkatkan mutu dan kestabilan bahan baku serta produk turunannya tanpa melakukan banyak penyesuaian.


 

Login Dosen