Selamat Datang di Open Journal System (OJS)

Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan.

 

Biltek Vol 10 Tahun 2016

Journal

Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]

V1016 PERILAKU MEKANIK TARIK DAN BENDING KOMPOSISI SERBUK TEMPURUNG KELAPA DENGAN BERBAGAI KOMPOSISI SEBAGAI ALTERNATIF KAMPAS REM SEPEDA MOTOR V1016 PERILAKU MEKANIK TARIK DAN BENDING KOMPOSISI SERBUK TEMPURUNG KELAPA DENGAN BERBAGAI KOMPOSISI SEBAGAI ALTERNATIF KAMPAS REM SEPEDA MOTOR

hot!
Date added: 03/30/2016
Date modified: 03/30/2016
Filesize: 477.4 kB
Downloads: 184

Hasan basri *) ,Ir. Tugiman, MT
Jurusan Teknik Mesin
Sekolah Tinggi Teknik Harapan
*) E-mail :hasanbasrii17@gmail.com
ABSTRAK
Kampas rem dari bahan asbestos hanya memiliki satu jenis fiber yaitu asbes yang merupakan komponen yang menimbulkan karsinogenik. Hal ini bertujuan agar membuat kampas menjadi awet, tetapi ada kerugian yang ditimbulkan antara lain kelemahan dalam kondisi basah. Untuk itu dibuat bahan alternatif kampas rem yaitu tempurung kelapa. Tempurung kelapa adalah bagian dari buah kelapa yang berupa endokrap, bersifat keras, dan diselimuti oleh sabut kelapa.Potensi lain pemanfaatan tempurung kelapa adalah sebagai alternatif serat penguat bahan gesek karena tempurung kelapa tersebut memiliki karakter fisik dan mekanik yang baik yaitu kekerasan dan kerapatannya tinggi, serta serapan airnya rendah. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat komposit kampas rem adalah epoxyresin, tempurung kelapa. Tujuan dari pengujian dan analisa tersebut Untuk mengetahui tegangan tarik dan bending material komposit kampas rem, Untuk mengetahui nilai rata-rata tegangan tarik dan bending material komposit kampas rem serta Untuk mengetahui nilai modulus elastisitas pengujian tarik. Dari hasil pengujian dan analisa data pengujian tarik dan bending komposit kampas rem dengan berbagai variasi komposisi, maka hasil rata-rata terbaikpengujian tarik nilai modulus elastisitasterdapat pada komposisi 60% epoxyresin dan 40% serbuk tempurung kelapa dengan nilai 178,24kPa. Dan nilai rata-rataterbaik pengujian bending terdapat pada komposisi 70% epoxyresin, 30% serbuk tempurung kelapadengan nilai 29,02779Mpa.
Kata Kunci : Kampas Rem, Epoxyresin, Tempurung Kelapa.
Abstract
Asbestos brake material has only one type of asbestos fiber which is a component that causes carcinogenic. It aims to make the canvass be durable, but no harm caused among other weaknesses in wet conditions. For it is made of alternative materials, namely brake linings coconut shell. Coconut shell is part of the coconut fruit in the form endokrap, is hard and covered with coconut fiber. Another potential use of coconut shell is as an alternative to fiber reinforcement for friction material coconut shell has physical characteristics and good mechanical hardness and density are high, and low water absorption. Materials needed to make composite brake is epoxyresin, coconut shell. The purpose of testing and analysis is to determine tensile and bending composite material brake, to determine the average value of tensile and bending composite material brake as well as to determine the elastic modulus value of tensile testing. From the test results and analysis of data and bending tensile testing of composite brake with a variety of compositions, the best average results of testing tensile modulus of elasticity values contained in the composition epoxyresin 60% and 40% coconut shell powder with a value of 178.24 kPa. And the average value of bending tests are best at epoxyresin composition of 70%, 30% coconut shell powder with a value of 29.02779 Mpa.
Keywords: brake lining, EpoxyResin, Coconut

V1015 PENGARUH KOMPOSISI SERAT DAN SERBUK ENCENG GONDOK DENGAN PENGIKAT FOAM DAN RESIN PADA MATERIAL KOMPOSIT POLYMERIC TERHADAP UJI TARIK V1015 PENGARUH KOMPOSISI SERAT DAN SERBUK ENCENG GONDOK DENGAN PENGIKAT FOAM DAN RESIN PADA MATERIAL KOMPOSIT POLYMERIC TERHADAP UJI TARIK

hot!
Date added: 03/30/2016
Date modified: 03/30/2016
Filesize: 539.33 kB
Downloads: 299

Yogi Pratama1, Rahmawaty,ST, MT2
1,2 Jurusan Teknik Mesin Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan
E-mail: pratamayogi607@gmail.com
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah memperoleh nilai tegangan, regangan dan modulus elastisitas terhadap kekuatan uji tarik. Metode penelitian ini dilakukan di laboratoriun Paska Sarjana Universitas Sumatera Utara. Komposit dibuat dengan menggunakan resin sebagai pengikat matriknya dan enceng gondok sebagai penguatnya. Variasi bahan adalah serat 10%, 15% dan 15% resin 80%, 75%, dan 70% foam 10%, 10% dan 15%. Spesimen di buat dengan metode paling sederhana (hand lay up). Selanjutnya komposit di biarkan selama kurang lebih 24 jam agar hasilnya sesuai dengan yang di inginkan. Kemudian dilakukan peoses pengujian tarik. penelitiannya adalah spesimen yang telah diberi berbeda variasi diuji dengan mesin Uji Tarik. Hasil pengujian didapat kurva beban pertambahan panjang. Kemudian diperoleh hasil pada grafik untuk setiap spesimen. Luasan area ini adalah perbandingan dari tiap spesimen. Kemudian memperoleh hasil dengan luas area patah pada spesimen. Kemudian hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata – rata adalah 19.429 kPa. Panjang ukuran spesimen tidak berpengaruh pada esensial patah pada setiap spesimen.
Kata kunci : Nilai , Tegangan, Regangan Dan Modulus Elastisitas
ABSTRAK
The purpose of this study was to obtain the value of stress, strain and modulus of elasticity of the tensile strength test. This research method is done in the laboratory the Graduate University of North Sumatra. Composites made using resin as a binder matriknya and water hyacinth as reinforcements. Variations of the fiber materials are 10%, 15% and 15% resin 80%, 75%, and 70% foam 10%, 10% and 15%. Specimens made with the simplest method (hand lay up). Furthermore, the composite in leave for more than 24 hours for results in accordance with desired. Then do peoses tensile testing. research is a specimen that has been given a different variation of the engine tested Tensile Test. The test results obtained load curve the length. Then the results obtained on the graph for each specimen. The extent of this area is the comparison of each specimen. Then get results with a broken area of the specimen. Later research shows that value - average is 19 429 kPa. The length of the specimen size has no effect on the essential fracture on each specimen.

Keywords: Values, Stress, Strain and Modulus of Elasticity

V1014 STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH KOMPOSISI SiC TERHADAP SIFAT MEKANIS CORAN AlZn MENGGUNAKAN CETAKAN PASIR V1014 STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH KOMPOSISI SiC TERHADAP SIFAT MEKANIS CORAN AlZn MENGGUNAKAN CETAKAN PASIR

hot!
Date added: 03/01/2016
Date modified: 03/30/2016
Filesize: 318.56 kB
Downloads: 154

Tri Sandi Syahputra1, Ir. Tugiman, MT2
1,2 Jurusan Teknik Mesin Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan
E-mail: trisandi.syahputra@yahoo.com
ABSTRAK
Material komposit merupakan jenis material yang banyak dikembangkan saat ini. Jenis komposit yang banyak diteliti adalah komposit berjenis MMC (metal matrix composite). MMC merupakan komposit bermatrik logam, dalam hal ini AlZn merupakan bahan utama matrik yang digunakan dan SiC merupakan bahan yang dipergunakan sebagai penguat. Aluminium merupakan salah satu logam yang banyak digunakan dalam industri saat ini. Aluminium memiliki sifat ringan, tahan terhadap korosi dan mudah dibentuk. Namun aluminium memiliki kekuatan dan kekerasan yang rendah. Dan SiC merupakan jenis bahan keramik yang kelebihanya yaitu dapat meningkatkan kekerasan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerasan dan mikrostruktur material komposit AlZn yang diperkuat SiC dengan variasi 0%, 2%, 4%, 6% dan 8%. Sebelum diuji, spesimen dibuat dengan proses pengecoran dengan menggunakan metode stir casting dengan putaran konstan 125 rpm selama 1 menit dan temperatur 735°C ± 5°C serta menggunakan cetakan pasir. Untuk mengetahui kekerasan dan mikrostruktur material dilakukan pengujian yaitu uji kekerasan ( Hardness Test ) dan uji mikrografi. Hasil uji kekerasan menunjukkan bahwa kekerasan tertinggi didapat pada variasi 8% sebesar 47,772 BHN. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa dengan semakin banyaknya SiC yang ditambahkan ke dalam AlZn maka akan meningkatkan kekerasan AlZn. Hasil mikrostruktur memperlihatkan bahwa Silikon yang paling banyak terikat pada matrik adalah variasi SiC 8%. Hasil pengujian mikrostruktur menunjukkan bahwa semakin banyak SiC yang ditambahkan di dalam matrik maka semakin banyak SiC yang terikat di dalam matrik.
Kata Kunci : Aluminium Zinc, kekerasan, pengecoran, mikrostuktur, silikon karbida
ABSTRACT
The composite material is a type of material that has been developed at this time. Composites are widely studied is a composite manifold MMC (metal matrix composite). MMC is a composite metal bermatrik, in this case AlZn is the main material used and SiC matrix is used as a reinforcement material. Aluminum is a metal that is widely used in the industry today. Aluminium has a mild nature, resistant to corrosion and easily formed. However, aluminum has a low strength and hardness. And SiC is a type of ceramic material that kelebihanya which can increase the material hardness. This study aims to determine the hardness and microstructure of composite materials reinforced AlZn SiC with a variation of 0%, 2%, 4%, 6% and 8%. Before the test, the specimen was made by casting processes using casting stir with constant speed of 125 rpm for 1 minute and a temperature of 735 ° C ± 5 ° C and using sand molds. To determine the hardness and microstructural testing material that hardness (Hardness Test) and micrographic test. Hardness test results show that the highest hardness obtained on the variation of 8% by 47.772 BHN. Hardness test results show that with the increasing number of SiC were added to the AlZn it will increase violence AlZn. Results show that the microstructure of Silicon most dependent on variations in the SiC matrix is 8%. The \ test results show that the microstructure of a growing number of SiC added in the matrix, the more SiC-bound in the matrix.

Keywords: Aluminum Zinc, violence, casting, mikrostuktur, silicon carbide

V1013 IMPLEMENTASI EKSTRAKSI WEB (WEB SCRAPING) PADA MESIN PENCARI JURNAL ILMIAH MENGGUNAKAN METODE EKSPRESI REGULER V1013 IMPLEMENTASI EKSTRAKSI WEB (WEB SCRAPING) PADA MESIN PENCARI JURNAL ILMIAH MENGGUNAKAN METODE EKSPRESI REGULER

hot!
Date added: 03/01/2016
Date modified: 03/29/2016
Filesize: 622.66 kB
Downloads: 1044

Muhammad Syapi’i Batubara
Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan
Jl. HM Jhoni N0 70 Medan, Indonesia
m.syapiibatubara@gmail.com
ABSTRAK
Web scraping adalah proses pengambilan sebuah dokumen semi-terstruktur dari internet, umumnya berupa halaman-halaman web dalam bahasa markup seperti HTML atau XHTML, dan menganalisis dokumen tersebut untuk diambil data tertentu dari halaman tersebut untuk digunakan bagi kepentingan lain. Kesulitan penggunaan mesin pencari google diantaranya, dalam proses pencarian, hasil pencarian yang ditampilkan terlalu luas, mengakibatkan kesulitan dalam mengumpulkan informasi mengenai artikel atau jurnal ilmiah. Adapun cara mengurangi permasalahan tersebut yaitu dengan mempelajari dokumen HTML dari website yang akan diambil informasinya untuk di tag HTML tujuannya ialah untuk mendapatkan kembali informasi yang diambil (Create Scraping Template), setelah itu pembuat program mempelajari teknik navigasi pada website yang akan diambil informasinya untuk ditirukan pada aplikasi web scraping yang akan dibuat (Explore Site Navigation), kemudian aplikasi web scraping akan mengotomatisasi informasi yang didapat dari website yang telah ditentukan (Automate Navigation and Extraction), informasi yang didapat tersebut akan disimpan kedalam table basis data. Ekspresi regular adalah metode yang digunakan untuk mencocokkan pola-pola karakter tertentu dalam suatu kumpulan string. Ada dua macam ekspresi regular yaitu karakter biasa dan meta karakter. Sehingga sebagai output hasil penelitian menghasilkan aplikasi yang mengimplementasikan teknik ekstraksi web (web scraping) pada mesinpencari jurnal ilmiah menggunakan metode ekspresi regular.
Kata Kunci : aplikasi, web, web scraping, ekstraksi web, metode ekspresi regular
ABSTRACT
Web scraping is the process of making a semi-structured document from the Internet, generally in the form of web pages in a markup language such as HTML or XHTML, and analyzing the document for certain data taken from the pages to be used for other purposes. Difficulties include the use of the Google search engine, in the search process, search results are displayed too broad, resulting in difficulties in collecting information on an article or a scientific journal. As for how to reduce the problem is by studying the HTML documents of a website that will be taken in the tag information for HTML the goal is to get back the captured information (scraping Create Template), after that program makers learn the techniques of navigation on the website which will take the information to simulated on web scraping application to be made (Explore Site Navigation), then scraping the web application will automate the information obtained from the website that has been determined (Automate Navigation and Extraction), The information obtained will be saved into a database table. Regular expression is a method used to match patterns of a particular character in a set of strings. There are two kinds of regular expressions are regular characters and meta characters. So as output the results to produce applications that implement web extraction techniques (web scraping) in the scientific journal mesinpencari using regular expressions.
Keywords: applications, web, web scraping, web extraction, regular expression method

V1012 PERANCANGAN APLIKASI PENYISIPAN PESAN TERENKRIPSI DENGAN METODE LSB DAN MMB V1012 PERANCANGAN APLIKASI PENYISIPAN PESAN TERENKRIPSI DENGAN METODE LSB DAN MMB

hot!
Date added: 03/01/2016
Date modified: 03/29/2016
Filesize: 553.77 kB
Downloads: 361

Yosia Wasri Kardo Tambunan

Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan

Jl. HM Jhoni N0 70 Medan, Indonesia

yozziegore89@gmail.com

ABSTRAK

Pesan merupakan sebuah informasi yang akan disampaikan kepada seseorang, berbagai pesan disampaikan dengan alat komunikasi seperti kertas melalui surat, telepon dan komputer dengan sambungan telepon. Steganografi merupakan penyimpanan pesan didalam sebuah media baik gambar, suara maupun video dimana fungsinya agar pihak yang tidak berhak untuk mengetahui isi pesan tidak mendapatkan informasi apapun dari pengirim pesan. Untuk menyembunyikan data pada citra digital, digunakan metode LSB. Selain disisipkan, pesan yang akan disisipkan akan di enkripsi terlebih dahulu dengan menggunakan algoritma MMB sehingga hasilnya susah dibaca.

Kata Kunci : Pesan, citra, Steganografi, LSB dan MMB.

ABSTRACT

Message is an information that will be delivered to a person, the messages delivered by means of communication such as paper by mail, telephone and a computer with a telephone connection. Steganography is the storage of messages in a better media image, voice and video which functions so that parties are not entitled to know the contents of the message did not get any information from the sender of the message. To hide the data on a digital image, the method used LSB. Besides inserted, the message that will be inserted will be encrypted in advance using MMB algorithm so that the results are hard to read.

Keywords : Message, image, Steganography, LSB and MMB.           

Login Form