Selamat Datang di Open Journal System (OJS)

Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan.

 

Journal Tahun 2012

Journal Vol 1 Tahun 2012

Journal

Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]

Analisis Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja dengan Metode Job Safety Analysis Pada Pabrik Gula PT. Perkebunan Nusantara II Sei Semayang Analisis Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja dengan Metode Job Safety Analysis Pada Pabrik Gula PT. Perkebunan Nusantara II Sei Semayang

hot!
Date added: 10/07/2012
Date modified: 03/14/2013
Filesize: Empty
Downloads: 516

Analisis Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja dengan Metode Job Safety Analysis pada Pabrik Gula Pt. Perkebunan Nusantara II Sei Semayang


Rosnela, Ir. Farida Ariani, MT, Syawaluddin Nasution,ST,MT

 

Abstrak
Analisa keselamatan kerja (Job Safety Analysis) merupakan salah satu metode dari pencegahan terjadinya kecelakaan kerja. Job Safety Analysis adalah suatu proses sederhana yang saling berhubungan dengan melibatkan langkah dasar yaitu memilih pekerjaan untuk dianalisa, memisahkan pekerjaan tersebut berdasarkan tahapan-tahapan dasarnya, mengidentifikasi resiko-resiko yang berhubungan dengan pekerjaan dan mengendalikan resiko-resiko yang mungkin terjadi.
PT. Perkebunan Nusantara II Sei Semayang merupakan salah satu perusahaan milik negara yang mengolah tanaman tebu menjadi gula. Dalam menganalisa kecelakaan kerja, perusaahan tersebut menerapkan metode Job Safety Analysis, yaitu dengan menemukan bahaya-bahaya fisik yang ada, menemukan dan mengatasi atau mengamankan pergerakan, posisi atau tindakan yang berbahaya, menemukan kualifikasi yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan yang aman, seperti kesehatan fisik, kemampuan khusus, dan sebagainya, dan menentuan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan untuk keamanan.
Hasil penelitian yang dilakukan penulis, sekitar 85,22% perusahaan telah menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik. Untuk menghindari kecelakaan yang terjadi di Pabrik Gula PT. Perkebunan Nusantara II (Persero) Sei Semayang, maka pihak perusahaan menyediakan APD (Alat Pelindung Diri) yang baik dan cukup bagi karyawan, memberi jaminan kesehatan kepada karyawan, membcrikan informasi mengenai penanganan masalah kesehatan dan keselamatan kerja jika terjadi perubahan sarana produksi atau proses, memberi pengawasan bagi karyawan yang sedang hekerja, dan membcrikan informasi mengenai kondisi peralatan kepada karyawan sebelum bekerja.

Kata Kunci: Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Job Safety Analysis


Abstract
Safety Analysis (Job Safety Analysis) is a method of preventing the occurrence of accidents. Job Safety Analysis is a simple process involving interconnected basic step is to select the job to be analyzed, separate work is essentially based on the stages, identifying the risks associated with the work and control the risks that may occur.
PT. Nusantara Estates II Sei Semayang is one state-owned company that processes sugar cane into sugar. In analyzing the accident, the implement methods perusaahan Job Safety Analysis, is to find the physical dangers that exist, to find and secure the tackle or movement, position or dangerous actions, finding the necessary qualifications for the safe execution of the work, such as physical health, special abilities, and so on, and menentuan supplies and equipment necessary for security.
The results of research by the author, about 85.22% of companies have implemented safety and health well. To avoid accidents at Sugar Factory PT. Plantation Nusantara II (Limited) Sei Semayang, then the company providing PPE (Personal Protective Equipment) is good and enough for employees, provide health insurance to employees, membcrikan information on the handling of health and safety in the event of changes in the means of production or process, giving supervision for employees hekerja and membcrikan information about equipment condition to employees before work.

Keywords: Health and Safety, Job Safety Analysis

Analisa Kepuasan Pelanggan Dengan Menggunakan Metode Servqual di Pdam Tirtanadi Delitua Analisa Kepuasan Pelanggan Dengan Menggunakan Metode Servqual di Pdam Tirtanadi Delitua

hot!
Date added: 10/07/2012
Date modified: 03/14/2013
Filesize: Empty
Downloads: 774

Analisa Kepuasan Pelanggan Dengan Menggunakan Metode Servqual di Pdam Tirtanadi Delitua


Yanti Sara Harahap, Ir.Khawarita Siregar,MT, Eddy,Msi,MT

 

ABSTRAK
PDAM Tirtanadi Delitua adalah perusahaan daerah yang bergerak dalam bidang industri disektor jasa. Sebagai perusahaan yang dikelola secara professional maka PDAM Tirtanadi Delitua cabang pelayanan harus berorientasi kepada kepuasan pelanggan melalui penyediaan air bersih yang berkualitas dan pelayanan yang secara aktif memberi perhatian khusus pada kebutuhan pelanggan. Perkembangan dunia usaha dan persaingan semakin ketat, perusahaan diharapkan dan perlu melakukan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan untuk dapat memenuhi harapan pelanggan, serta mengidentifikasi kinerja setiap dimensi kualitas pelayanan perusahaan. Pengukuran performansi kualitas pada aspek eksternal dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penilaian untuk 125 pelanggan , dari 125 kuesioner yang disebarkan, 120 kuesioner dinyatakan sah dan 5 kuesioner dinyatakan tidak sah. Semakin negative nilai servqualnya maka variabel yang digunakan seperti, tangibels (bukti fisik), reliability (keandalan), assurance (jaminan), empathy (empati) dan responsiveness (daya tanggap) menjadi prioritas yang utama untuk ditingkatkan. Hasil pengolahan data mengenai tingkat pelayanan yang diharapkan responden, diperoleh nilai rata – rata sebesar 4,80.

 

 

ABSTRACT
PDAM Tirtanadi Delitua is a regional company engaged in the service industry sector. As a professionally managed company that taps Tirtanadi Delitua service branches should be oriented to customer satisfaction through the provision of clean water such as quality and service that actively give special attention to the needs of the customer. In the business world’s growing and increasingly fierce quality to meet customer expectations, as well as identifying the dimensions of service quality performance of each company. Measurement of quality performance on the external aspects of assement conducted by distributing quesionnaires to 125 customers, of the 125 quessonnaires distributed, 120 valid quessionnares and 5 quessionnaires declared outlawed. The more negative the value of the variabels used like servqual, tangibels (physical evidence), reliability (reliability), assurance( security), empathy(empathy) and responsiveness( responsiveness) to be a top priority for improvement. Result of processing data on the level of service expected of respondents, obtained value – average of 4.80.


Keywords : PDAM Tirtanadi, Kualitas pelayanan.